Balapan Kuda di Prancis diperkirakan akan kembali beroperasi dari 11 Mei dibawah ketentuan yang ketat, menurut badan pemerintah yang mengatur olahraga di negara tersebut.

Balapan kuda di Prancis telah dilarang sejak 17 Maret lalu karena wabah virus corona. Tetapi menurut France Galop, badan yang mengatur balapan kuda di Prancis, olahraga ini dapat kembali pada awal Mei tetapi dengan kondisi tutup tertutup dan dibawah pengawasan kebersihan yang ketat.

Tanggal tersebut menjadi penting karena menjadi bagian dari rencana pemerintah untuk mulai melonggarkan pembatasan lockdown pada 11 Mei. Sejalan dengan France Galop, Le Trot juga mengatakan bahwa mereka telah siap kembali sesuai dengan ketentuan yang diambil oleh pemerintah.

Balapan Kuda Di Prancis Siap Beroperasi Kembali Pada 11 Mei

Kondisi ketat untuk beroperasinya kembali olahraga akan membuat masing-masing kuda hanya ditemani oleh pelatih dan joki. France Galop mengungkapkan bahwa balapan kuda sebelumnya telah sukses di selenggarakan dengan kondisi pintu tertutup sebelum penghentian operasi pada Maret lalu.

Selain pembatasan ketika balapan berlangsung, juga akan ada pembatasan akses untuk para staff termasuk pengawasan ketat di arena balapan, personel yang diberikan perlengkapan perlindung diri dan ketentuan untuk menjaga jarak aman.

Joki yang memegang lisensi non Prancis tidak akan diizinkan untuk berpartisipasi pada balapan ini hingga paling tidak akhir Mei.

Sementara itu jaringan retail dan agen yang dioperasikan oleh PMU akan kembali beroperasi sebagian pada 11 Mei yang dimana akan berdampak pada industri balapan ini, pembicaraan antara badan otoritas dengan kementerian untuk mengatasi kerusakan keuangan karena penghentian balapan telah terbukti berjalan baik.