Ketika Senat Masasachusetts tidak memasukan taruhan olahraga kedalam undang-undang pengembangan ekonomi yang disahkan pada akhir bulan lalu, parlemen kembali membangkitkan poin kontroversial yang menyarankan untuk adanya provisi untuk integritas didalam peraturan terkait taruhan olahraga.

Undang-undang versi parlemen untuk mendorong pemulihan perekonomian ditengah pandemi termasuk pengajuan untuk melegalkan taruhan olahraga dimana 1 persen dari pendapatan kotor diberikan untuk pemilik lokasi yang menyelenggarakan pertandingan yang ada di Massachusetts.

Biaya Integritas Yang Kontrovesial Kembali Dibahas Di Massachusetts

Menyusul pembatalan Undang-Undang Olahraga Profesional dan Amatir pada Mei 2018, yang mengizinkan masing-masing negara bagian untuk meloloskan peraturan untuk melegalkan judi olahraga di dalam wilayah mereka sendiri, banyak liga olahraga melobi untuk pembagian pendapatan langsung secara nasional dengan berpendapatan bahwa legalisasi judi membutuhkan kebijakan tambahan unutk memastikan integritas dari hasil pertandingan.

Tetapi pada saat itu, sebagian besar hanya melihat mendapatkan uang mudah dan cepat dengan membuat biaya integritas terpinggiran.

New England Patriots yang mana akan paling diuntungkan dari pengajuan ini sejak Gillette Stadium yang menjadi kandang mereka merupakan stadion yang mereka miliki sendiri telah membantah keterlibatan mereka dalam melobi unutk provisi ini dengan juru bicara tim mengatakan, “Tidak ada satupun dari tim ataupun liga yang meminta, sesuai dengan yang dianjurkan, biaya integritas ini. Kami fokus lebih pada elemen untuk terhubung dengan fans pada undang-undang ini.”