Toko taruhan Italia yang menolak membayar kewajiban pajak akan menghadapi ancaman penutupan setelah Direktur Jenderal Custom and Monopolies Agency (ADM) Marcello Minenna mulai bernegosiasi dengan Financial Police Unit (GDF) untuk membuat mekanisme untuk menutup toko dan titik taruhan yang tidak patuh.

GDF adalah agensi kepolisian federal yang bertanggung jawab untuk menegakan sanksi dan PHK bisnis di Italia yang berarti Minenna harus mendapatkan kesepakatan dengan rekan GDF untuk dapat menyetujui penutupan.

Beroperasi sebagai badan regulator untuk judi di Italia, ADM mengklaim bahwa mereka memiliki kekuatan untuk melakukan penutupan bisnis menyusul berlakunya perubahan peraturan judi yang baru di dalam Undang-Undang Anggaran 2020 Italia yang disahkan oleh parlemen akhir Desember lalu.

Pemerintah Italia Akan Tutup Toko Taruhan Yang Tidak Membayar Kewajiban Pajaknya

ADM telah memperingatkan para operator yang menolak penegakan yang mereka lakukan dengan mengingatkan bahwa perubahan peraturan judi pada Undang-Undang Anggaran telah secara formal mendapatkan persetujuan dari European Court of Justice. Menurut ECJ, kewajiban judi tidaklah diskriminatif dan harus ditegakan untuk semua operator didalam wilayah Italia tanpa ada batasan berdasarkan pada kantor terdaftar.

COVID-19 telah membawa masalah untuk para operator menerima sedikit bantuan dari pemerintah yang mana didorong lebih tinggi dari pajak perputaran sementara yang diharapkan terkait pandemi pada awal tahun ini dengan tujuan untuk membantu sektor olahraga nasional dapat bangkit kembali. Saat ini pemerintah mengharuskan 0,5 persen pajak diberlakukan hingga 31 Desember 2021 dan diharapkan untuk mengumpulkan 40 juta euro pada tahun ini dan 50 juta euro pada tahun 2021.

Minenna yang mana mengambil posisi kepemimpinan di ADM selama lockdown mengatakan bahwa dirinya akan terus melanjutkan posisi dari agensi untuk mengawasi para operator judi Italia yang telah ada khususnya kumpulan dana yang dilaporkan sebesar 120 juta euro yang berasal dari pajak yang belum dibayarkan dari 2018. ADM saat ini menunggu penilaian dari Pengadilan Tinggi Italia terkait dengan kepastian dari 200 pajak judi yang tertunda.