William Hill melaporkan penurunan pendapatan sebesar 32 persen secara tahunan untuk 32 minggu pertama tahun 2020 dikarenakan pandemi virus corona, tetap sejauh ini telah ada pemulihan pada sektor online pada beberapa minggu terakhir.

Secara keseluruhan performa online dari operator masih tetap kuat selama tahun ini dengan pendapatan bersih dari grup untuk sektor online naik 16 persen pada 10 minggu pertama 2020.

Namun, dampak dari penghentian olahraga membuat pendapatan online turun 21 persen dari minggu ke-11 hingga ke-17.

Pendapatan William Hill Masih Turun 32 Persen Walaupun Sudah Ada Pemulihan

Tetap sejak mulai kembalinya olahraga utama secara bertahap dengan dimulai oleh Bundesliga Jerman pada 16 Mei, pendapatan bersih online hanya turun 3 persen jika dibandingkan pada minggu ke-18 hinga ke-23.

Namun, pendapatan bersih retail yang mengecualikan penutupan permanen karena turunnya FOBTs, turun 85 persen pada minggu 11 hingga 17 dan 100 persen dari minggu 18 hingga 23.

Pada cakupan keseluruhan dari grup, pendapatan bersih total turun 50 persen pada minggu 18 hingga 23, lebih tinggi sedikit dibandingkan penurunan yang tercatat pada minggu 11-17 yang sebesar 57 persen.

Willaim Hill menunjuk perbaikan pendapatan pada enam minggu hingga 9 Juni, sejak kembalinya balapan kuda dan Bundesliga.

Operator juga mengatakan bahwa strategi pencegahan dengan memotong biaya dan memastikan likuiditas grup yang mencapai 500 juta pounds dan juga optimisme yang masih kuat pada prospek kedepannya dengan kembalinya Premier League.

CEO William Hill, Ulrik Bengtsson mengatakan, “Kembalinya pertandingan olahraga telah membawa pemulihan yang kuat pada volume online kami.

“Bisnis online kami di Inggris berada di posisi yang lebih baik dari sebelumnya dan bisnis internasional kami memperlihatkan pertumbuhan yang solid.”